Sunday, May 8, 2011

Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak

...bismillah...




Allah mengetahui yang terbaik, akan memberi kesulitan untuk menguji kita,

kadang ia pun melukai hati kita, supaya hikmat-Nya tertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta maka pasti ada alasan dibaliknya,
...alasan yang kadang sulit untuk dimengerti namun kita harus tetap percaya bahwa ketika Dia mengambil sesuatu, Dia telah siap memberikan yang lebih baik.

Ingatlah bahwa kita mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya, tetapi ketika cinta itu mati, kita tidak perlu ikut mati bersamanya.

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

Ketika kita menangis?

Ketika kita membayangkan?

Ini kerana hal terindah di dunia tidak terlihat..
kadangkala, orang yang kita cintai adalah orang yang paling menyakiti hati kita.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,

ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.

Tetapi ingatlah,melepaskan bukanlah akhir dari dunia,
melainkan awal dari suatu kehidupan baru.

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,

mereka yang tersakiti, yang telah mencoba dan mencari,
kerana merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

Pepatah mengatakan,

Cinta yang agung adalah ketika kita menitikkan air mata

dan masih peduli terhadapnya, ketika dia tidak mempedulikan kita dan

kita masih menunggunya dengan setia, ketika dia mencintai orang lain
dan kita masih bisa tersenyum sembari berkata “aku turut bahagia untukmu”…

Sakit patah hati bertahan selama kau

menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.

Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang
bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.

Orang terkuat bukanlah mereka yang selalu menang,
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.

Cinta bukannya perkara yang menjadikan “sempurna”nya seseorang.

Justeru menemukan seseorang yang
bisa membantu menjadikan dirimu menjadi sempurnanya.

Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupan,

kita belajar tentang diri sendiri dan menyedari bahwa penyesalan

tidak seharusnya ada, hanyalah penghargaan-penghargaan abadi atas
pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat.

Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang,

bukan kerana orang itu berhenti mencintai kita

melainkan kerana kita menyedari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita


"Melepaskannya."

[At Taghaabun:11]
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia2, Allah s.w.t tahu betapa keras engkau sudah berusaha…

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih, Allah s.w.t sudah menghitung air matamu…

Jika kau fikir bahawa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja, Allah s.w.t sedang menunggu bersama denganmu…

Ketika kau merasa sendirian dan teman2mu terlalu sibuk untuk menalipon, Allah s.w.t selalu berada disampingmu…

Ketika kau fikir bahawa kau sudah mencuba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi, Allah s.w.t punya jawapannya…

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan, Allah s.w.t dapat menenangkanmu…

Jika tiba2 kau dapat melihat jejak2 harapan, Allah s.w.t sedang berbisik padamu…
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur, Allah s.w.t telah memberkatimu…

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban, Allah s.w.t telah tersenyum padamu…

Ketika kau miliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi, Allah s.w.t sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu…

Ingat bahawa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap, ALLAH SWT TAHU…

~ by mi2omar on September 6, 2009.

*sesungguhnya, kamu tidak tahu farihah!!

3 comments:

Anonymous said...

izinkan saya share

qhalifa said...

silakan..:)

Anonymous said...

aku minta izin share y :)